Jl. DR. Moh. Hatta Painan,
Kabupaten Pesisir Selatan.
Umum
SOSIALISASI BUDIDAYA TANAMAN PALA
31 Jul 2023 12:40:04 WIB 12x dibaca
BPP RANAH IV HULU TAPAN
(TEORI/PENJELASAN): Tanaman pala (Myristica fragnans Houtt) merupakan tanaman asli dari gugus Kepulauan Banda dan Maluku yang memiliki nilai ekonomis sangat tinggi. Budi daya tanaman pala di Indonesia, selain di Banda dan Maluku telah menyebar ke pulau-pulau lain di nusantara, seperti Sulawesi dan Irian Jaya.Tanaman pala memiliki tinggi pohon sekitar 10 hingga 18 meter dengan mahkota pohon yang meruncing ke atas. Daun tanaman pala berwarna hijau mengkilat. Ukuran daunnya mulai dari 5 hingga 15 centimeter dengan lebar 3 hingga 7 centimeter.Buah tanaman pala berbentuk bulat dengan warna hijau kekuning-kuningan. Buah pala seukuran bola pingpong tetapi ada juga yang besar hingga menyerupai bola tenis.Buah pala memiliki daging buah yang tebal dengan rasa yang asam. Buah pala yang terlalu masak akan terbelah. Biji buah pala berbentuk lonjong dan agak bulat seukuran jempol dengan warna coklat dan terlihat mengkilat.Kernel biji pala berwarna keputih-putihan dan fulinya berwarna merah gelap dan kadang putih kekuningan.
Syarat tumbuh tanaman pala yaitu
1. persiapan lahan tanam
2. persiapan bibit pala
3. penanaman pala
4. pemeliharaan tanaman pala
5. pemanenan tanaman pala
6. pascapanen
KESIMPULAN :
Pemeliharaan Tanaman Pala
• Penyulaman,Apabila ada tanaman yang tumbuh tidak normal atau mati maka segera dilakukan penyulaman. Ganti tanaman yang mati atau tidak normal tersebut dengan tanaman yang baru. Penyulaman paling lambat sebelum tanaman berumur 1 bulan.
• Pengairan,Pengairan dilakukan setiap 1-2 kali dalam sehari apabila tidak hujan.
• Penyiangan dan Pengemburan,Penyiangan dilakukan secara rutin setelah tanaman berumur 1 bulan dan selanjutnya dilakukan setiaap 3 bulan sekali. Bersamaan dengan penyiangan dilakukan pula penggemburan tanam di sekitar tanaman.
• Pemupukan,Agar tumbuh lebih optimal perlu dilakukan pemupukan menggunakan pupuk organik seperti pupuk kandang atau pupuk kompos dabn pupuk anorganik seperti Urea, TSP dan KCl.Dosis pupuk yang diberikan terdiri atas 1 kg Urea, 1,1 kg TSP, 1,2 kg KCl per pohon. Pemupukan ini dilakukan sebanyak 2 kali dalam setahun yaitu pada awal musim hujan dan akhir musim hujan
• Hama dan penyakit,Hama tanaman pala sebagian besar ialah dari jenis serangga yaitu pengerek batang, rayap dan kumbang. Sedangkan peyakit pada tanaman pala ialah dari jenis jamur. Serangan paling hebat terjadi di musim hujan di mana saluran drainase kurang bagus menyebabkan air menggenang. Jamur bisa menyerang buah maupun akar.