Lunang, 7 Juni 2024 Pimpinan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) bersama Penyuluh dan Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian, melakukan Pertemuan SL-PHT Cabe di Kelompok Tani Karya Makmur Nagari Lunang Barat penerima kegiatan pengadaan bibit cabe APBD tahun 2023. Dalam pertemuan tersebut ada Penyampaian materi oleh Pimpinan BPP Lunang yaitu bapak Peri Hariyanto tentang Pengolahan Tanah dan Persemaian, tanah yang akan digunakan untuk bertanam cabai perlu diolah terlebih dahulu agar subur dan gembur, yaitu dengan dibersihkan dari gulma, lahan dicangkul, dibuat bedengan pertanaman lebar 1 m, diserakkan pupuk dasar sesuai dosis dan dibuat lubang tanam nya.
Kemudian media penyemaian benih cabe yang baik terdiri dari campuran tanah dan bahan-bahan organik yang mengandung hara cukup tinggi. Untuk memperbanyak kandungan hara bisa ditambahkan dengan pupuk organik berupa pupuk kandang dan kompos, ketebalan campuran hendaknya 5-7 cm, siram bedengan dengan air secukupnya dan taburkan benih diatas bedengan tersebut. Buat tiang penyangga bambu yang dilengkungkan, kemudian tutup bedengan dengan paranet.
Selanjutnya penyampaian materi oleh Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan yakni bapak M. Arsal, materi yang disampaikan mengenai Kelembagaan Petani, yaitu kelembagaan ditingkat petani yang dibentuk untuk mengorganisir petani dalam aktivitas usahatani. Keberadaan kelompok tani bukan sekedar organisasi sebagai wadah berkumpulnya para petani, namun memiliki peran dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan kelompok tani dan meningkatnya kapasitas kelembagaan kelompok tani akan membawa perubahan pada para petani anggotanya. Anggota kelompok dapat berdiskusi secara terbuka tentang kehidupan, penyelesaian masalah dan pengembangan produktivitasnya, kelompok tani menjadi penggerak perubahan sosial, melalui kelompok tani ide-ide perubahan disosialisasikan dan digerakkan keberlangsungannya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!