Jl. DR. Moh. Hatta Painan,
Kabupaten Pesisir Selatan.
Umum
Sekolah Lapang Komoditi Gambir Tanggal 8Mei 2024 di Kecamatan Sutera
06 Jun 2024 10:29:41 WIB 12x dibaca
BIDANG PERKEBUNAN
Sekolah Lapang Komoditi Gambir berjumlah 20 orang yang berasal dari Kelompok Tani Aia Jania Kecamatan Sutera. Sekolah Lapang Komoditi Gambir pada tanggal 8 Mei 2024 di Kelompok Tani Aia Jania, Narasumber Sekolah Lapang pada pertemuan keempat ini berjumlah 2 orang yaitu Fetmawati, SP dengan materi penanaman danSyafrianto,SP dengan materi pemupukan. Langkah-langkah penanaman tanaman gambir diantaranya pengolahan tanah meliputi pembersihan lahan dari rumput liar,pengajiran dan membuat lubang tanam dengan ukuran 40x40x40 cm. Penanaman tanaman gambir dapat dilakukan secara monokultur dengan jarak tanam 2 m x 2m atau 2 m x 3 m. Benih dalam polibag dapat ditanam setelah berumur 1-2 bulan,polibag ditempatkan di lubang tanam, polibag disobek dan plastik diangkat kemudian bibit ditimbun dengan tanah sampai leher akar, tanah diratakan dan ditekan. Pemupukan tanaman gambir merupakan salah satu upaya untuk mendapatkan produksi yang optimal mengingat kandungan unzur hara dalam tanah cukup terbatas dan cendrung menurun akibat diserap tanaman terus menerus, untuk menetukan kisaran dosis pemupukan gambir perlu diketahui informasi awal tentang kebutuhan hara tanaman, penentuan dosis unzur hara yang tepat dipengaruhi oleh kebutuhan unzur hara tanaman dan kemampuan tanah untuk mensuplai unzur hara. Berdasarkan golongannya pupuk terbagi tiga yaitu pupuk organik, pupuk anorganik dan pupuk hijau. Tanaman gambir perlu diberi pupuk NPK dan pupuk organik agar dapat tumbuh subur dan baik,berdasarkan hasil penelitian pemberian ampas bekas perasan gambir sangat baik diberikan pada tanaman gambir karena mengandung unzur hara yang lengkap seperti N,P,K,Ca dan kiserit.