Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

Pengantaran Spesimen Serum Darah Ternak Pasca Vaksinasi PMK

25 Nov 2023 09:57:34 WIB 29x dibaca
BIDANG KESWAN
Pengantaran Spesimen Serum Darah Ternak Pasca Vaksinasi PMK

Bidang Keswan dan Kesmavet pada Rabu 22 November 2023 melaksanakan agenda pengantaran spesimen serum darah ternak pasca vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku PMK ke laboratorium rujukan di Balai Veteriner Bukittinggi (BVet Bukittinggi), yang merupakan unit pelaksana teknis kesehatan hewan di bawah Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Pada kesempatan ini, tim Keswan dan Kesmavet bertemu dengan drh. Cut Irzamiati sebagai fungsional medik veteriner pelayanan teknis di bagian epidemiologi. Selanjutnya tim Keswan dan Kesmavet berjumpa dengan bapak drh. Budi Santosa sebagai manajer teknis kegiatan pengambilan spesimen serum darah pasca vaksinasi PMK.

Kegiatan monitoring pasca vaksinasi PMK dilaksanakan pada minggu pertama bulan November di wilayah Puskeswan Kabupaten Pesisir Selatan. Pelaksanaan pengambilan sampel serum pada ternak sapi dilaksanakan di lapangan dengan ternak yang telah divaksin PMK. Dengan pengambilan sampel untuk uji monitoring dengan tujuan melihat kandungan titer antibodi terhadap PMK.

Menurut Surat Edaran Menteri Pertanian Nomor 9677 Tahun 2022 Tentang Petunjuk Teknis Monitoring dan Evaluasi Pasca Program Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku, bahwa evaluasi respon kekebalan hewan yang divaksinasi di kondisi lapangan bertujuan untuk mengukur proporsi serokonversi pada ternak yang divaksinasi PMK yang akan menunjukkan efektifitas program vaksinasi secara individual. Monitoring respon kekebalan adalah untuk menilai respon kekebalan kelompok pada tingkat populasi.

Kekebalan populasi keseluruhan adalah proporsi (persentase) hewan yang memiliki kekebalan di seluruh populasi hewan yang rentan terhadap PMK atau setidaknya sebagian dari populasi hewan yang rentan menjadi sasaran pengendalian PMK. Kekebalan populasi keseluruhan pada populasi target adalah indikator terbaik tentang seberapa mudah virus dapat menyebar dan menyebabkan penyakit.

Syarat spesimen serum yang baik untuk dilakukan pengujian adalah warna sesuai dengan jenis spesies, bening, tidak bercampur darah, tidak terdapat endapan dan volume spesimen lebih dari 0,5 mL. Adapun spesimen yang diantarkan ke laboratorium Balai Veteriner Bukittinggi berasal dari nagari Kambang Utara dan Lakitan kecamatan Lengayang, nagari Pasia Pelangai dan Pelangai kecamatan Ranah Pesisir, dan Nagari Punggasan Utara kecamatan Linggo Sari Baganti.(Kontributor drh Indosrizal, fungsional medik veteriner ahli muda Bidang Keswan dan Kesmavet).

Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.