Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

PEMBINAAN UNIT USAHA KERUPUK KULIT “GAMER” (IZAL)

06 May 2024 10:15:07 WIB 0x dibaca
PUSKESWAN PAINAN
PEMBINAAN UNIT USAHA KERUPUK KULIT “GAMER” (IZAL)

Painan, 2 Mei 2024

Kotributor : drh. Hayatul Fitro (Kepala Puskeswan Painan)

 

Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan, yang diwakili TIM Pendamping Pembinaan Unit Usaha yang akan memperoleh sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV) melakukan pembinaan ke unit usaha Kerupuk Kulit “GAMER” milik pak Afrizal di Sawah Laweh Nagari Batu Hampar, Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan (02/05/2024).

TIM ini terdiri dari Pak Khairul S.Pt selaku Sub Koordinator Kesmavet, drh. Hayatul Fitro selaku Kepala Puskeswan Painan dan drh. Alriko Patrisman selaku Kepala Puskeswan Tarusan. Kegiatan ini meliputi pengawasan keamanan pangan produk hewan dan pembinaan hygiene sanitasi pada unit usaha kerupuk kulit tersebut. Kegiatan ini di danai dari APBD Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat.

Tim diterima langsung oleh Bpk Afrizal selaku pemilik sekaligus penanggung jawab di unit usaha kerupuk kulit ini. Pembinaan ini di awali dengan bincang-bincang santai yang di mulai oleh pak Khairul dengan menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan ini. Sembari berbincang dilakukan juga pengisian kuisioner yang memang sudah di siapkan oleh tim. Kemudian acara di lanjutkan dengan survey atau melihat langsung tempat usaha di mulai dari tempat produksi hingga pengemasan.

Berdasarkan hasil diskusi dan pengamatan di simpulkan unit usaha ini memang belum menerapkan hygiene dan sanitasi yang seusai standar nasional Indonesia. Itu semua bisa dilihat dari bangunan produksi yang masih sederhana berlantaikan semen cor berdinding atap seng yang kebersihannya belum sesuai dengan yang diharapkan. Perlatan produksi hingga pengemasan belum menggunakan produk anti karat. Serta lokasi penjemuran yang masih dipingir jalan raya sehingga debu dan kotoran sangat mungkin mengkontaminasi.

Di akhir sesi pembinaan ini ketua tim pak Khairul menyampaikan saran-saran jangka pendek, menengah dan jangka Panjang. Hingga diharapkan suatu saat nanti unit usaha ini layak di beri sertifikat NKV sehingga unit usaha berjalan sebagaimana mestinya sesuai standar nasional dan memberi rasa aman bagi warga masyarakat sebagai konsumen.

Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.