Jl. DR. Moh. Hatta Painan,
Kabupaten Pesisir Selatan.
Umum
JALAN USAHA TANI MEMPERMUDAH AKSES PARA PETANI DALAM MEMPERLUAS JALUR DISTRIBUSI HASIL PERTANIAN SER
18 Dec 2023 11:47:23 WIB 16x dibaca
BIDANG BSP
PSP. Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) yang menjadi program Dinas Pertanian sebagai langkah untuk memudahkan akses petani memperluas jalur distribusi hasil pertanian. Jalan Usaha Tani (JUT) yang diinisiasi Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan melalui Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian yang dinilai membantu petani dalam meningkatkan produksi pertanian.
"JUT bertujuan mempermudah akses para petani dalam memperluas jalur distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan pendapatan petani," kata Kepala Bidang PSP, disela-sela Monev di Kelompok Tani Koto Saiyo Kecamatan Linggo Sari Baganti, 11 Desember 2023.
Pembuatan JUT dilakukan meliputi kawasan budi daya tanaman pangan, kawasan budi daya perkebunan, dan kawasan budi daya hortikultura. Lahan yang ditetapkan sebagai lokasi JUT harus memenuhi syarat, antara lain clear dan clean. Status lahan juga harus jelas dan tersedia petani penerima manfaat, sesuai kriteria yang telah ditentukan.
JUT atau jalan pertanian, tambahnya, merupakan prasarana transportasi pada kawasan pertanian untuk memperlancar mobilitas alat dan mesin pertanian, mengangkut sarana produksi menuju lahan pertanian, dan mengangkut hasil produk pertanian dari lahan.
Salah satu program pembangunan jalan usaha tani yakni di Kelompok Tani Koto Saiyo Nagari Pasar Bukit Air Haji Kecamatan Linggo Sari Baganti. sepanjang 850 meter.
"Jika jalan tidak bagus, ketika panen petani akan kesulitan mengakses jalan. Perawatan alat mesin pertanian (alsintan) maupun sarana dan produksi pertanian (saprodi) juga akan kesulitan. Dengan dibangunnya JUT sangat memudahkan dalam mobilitas sehingga mampu menekan biaya produksi pertanian," katanya.
Untuk itu dia mengimbau kelompok tani agar merawat jalan usaha tani (JUT) yang telah dibangun pemerintah, selain itu juga mengawasi penggunaannya agar tidak dilalui kendaraan yang melebihi batas ambang maksimal muatan seperti truk tronton. JUT ini sangat membantu karena menjadi satu-satunya jalan akses pertanian di Nagari ini terutama di Kelompok Tani Koto Saiyo. Sebelum ada JUT, akses sangat sulit terutama saat musim hujan dan akan berlumpur, yang lewat bukan petani saja. Banyak orang umum dan anak sekolah juga," kata Penyuluh Pertanian Bapak Edrianto.