Balai Penyuluhan Sutera (BPP Sutera) dan Pusat Kesehatan Kewan Sutera (Puskeswan Sutera) berkolaborasi bersama gelar sosialisai pelestarian dan pemanfaatan bibit ternak Sapi Pesisir, Rabu (15/05/2024). Sosialisai dilaksanakan di ruang pertemuan Puskeswan Sutera dengan peserta perwakilan dari beberapa kelompok tani yaitu kelompok tani Bukik Unciang, kelompok tani Tandikek I, kelompok ternak Sianok Indak dan kelompok tani Arai Pinang Saiyo. Afrizal, S.Pt, MP (Fungsional Pengawas Bibit Ternak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat) sebagai pemateri menyampaikan bahwa Kecamatan Sutera akan dijadikan wilayah sumber bibit Sapi Pesisir. Adapun persyaratan adalah 80% populasi Sapi Pesisir berkembang di wilayah tersebut. Kecamatan Sutera memenuhi persyaratan tersebut. Empat kelompok tani yang mengikuti sosilisasi akan diberikan bantuan masing-masing 1 ekor sapi pejantan sebagai pemacek. Selanjutnya Afrizal, S.Pt, MP juga menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan ini diharapkan nantinya Sapi Pesisir bisa berukuran lebih besar yang sekarang ini ukuran Sapi Pesisir sudah berukuran kecil akibat adanya In Breeding (kawin sedarah). Drh. Suci Nurul Hidayati (Kepala Puskeswan Sutera) menambahkan untuk kelompok yang nantinya mendapatkan bantuan diharapkan benar-benar menjaganya sebab ini merupakan asset bagi kelompok tani tersebut. Apabila sapi sudah tidak produktif lagi, kelompok tani melapor ke Puskeswan untuk mendapatkan surat keterangan bahwasanya sapi sudah tidak produktif. Berdasarkan kesepakatan lebih dari separoh anggota, pejanjtan bisa dijual dan diganti dengan pejantan yang baru tambah Magdarita, S.Pt (Bidang Peternakan Kabupaten Pesisir Selatan). Penggantian pejantan akan difasilitasi oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat.
By. Penyuluh Asyik
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!