Dalam upaya pengendalian dan pemberantasan penyakit rabies maka pada Rabu, 15 Mei 2024, Bidang Keswan dan Kesmavet menyalurkan bantuan vaksin rabies sumber anggaran APBD DPKH Provinsi Sumatera Barat ke Puskeswan Terpadu Tarusan. Vaksin rabies dengan merk dagang Caprivac tersebut, diserahkan sebanyak 600 dosis, yang diterima langsung oleh Kepala Puskeswan Terpadu Tarusan, drh. Alriko Patrisman. "InsyaAllah, vaksin rabies dengan jumlah sebanyak 600 dosis tersebut akan kami upayakan semaksimal mungkin pelaksanaannya untuk 3 kecamatan di wilayah kerja Puskeswan Terpadu Tarusan, ke depan akan digerakkan semua personil SDM Puskeswan dalam upaya percepatan pelaksanaan vaksinasi" ujar dokter Riko, Panggilan akrab Kepala Puskeswan Tarusan.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat berpesan supaya vaksinasi rabies melalui sumber anggaran APBD Provinsi diusahakan pelaksanaannya semaksimal mungkin dan selesai menjelang akhir Juni 2024 dan hewan yang diberikan vaksinasi dioptimalkan untuk anjing atau sekitar 70% dari total dosis vaksin. Ini terkait dengan Pencairan Biaya Operasional Pelayanan atau BOP menjadi tidak terkendala.
Sekelumit informasi terkait vaksin Caprivac ini adalah vaksin inaktif rabies yang diproduksi oleh PT. CAPRIFARMINDO LABORATORIES. Vaksin Caprivac mengandung virus rabies isolat lokal (strain F-63) dengan titer sebelum diinaktifkan lebih kurang sebanyak 10 pangkat 7 MLD50 per dosis. Caprivac RBS diformulasikan secara khusus dalam bentuk solution sehingga memberikan kekebalan yang optimal. Caprivac RBS digunakan untuk menstimulasi anjing dan kucing terhadap canin rabies. Injeksi 1,0 mL vaksin Caprivac RBS pada anjing atau kucing secara sub kutan atau intra muskuler. Vaksinasi awal diupayakan untuk anjing dan kucing berumur 3 bulan atau lebih sedangkan vaksinasi kedua interval 1 (satu) dan selanjutnya.
Hal yang perlu diperhatikan pada saat vaksinasi rabies dengan Caprivac RBS adalah:
1. Vaksinasi hanya pada anjing dan kucing yang sehat
2. Jangan memberikan vaksinasi pada hewan yang sedang bunting
3. Kocok dengan baik botol vaksin sebelum digunakan
4. Injeksi harus dilakukan secara aseptis dengan syringe dan jarum disposibel
5. Hindari anjing atau kucing dari penyebab stres seperti mandi atau perjalanan selama 1 (satu) minggu setelah diberikan vaksinasi
6. Gunakan sesuai petunjuk dari dokter hewan
7. Vaksin hanya untuk hewan
8. Simpan vaksin pada suhu 2-8 °C dan terlindung dari cahaya dan jangan disimpan pada suhu beku.
Semoga dengan disalurkannya Vaksin rabies Caprivac ini, diharapkan memberikan respon kekebalan pada pada anjing dan kucing di wilayah kerja Puskeswan Terpadu Tarusan dan kasus rabies pada hewan dapat ditekan. (Kontributor: drh. Andosrizal, Fungsional Medik Veteriner dari Bidang Keswan dan Kesmavet).
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!