Pada Selasa, 6 Februari 2024 Bidang Keswan dan Kesmavet memenuhi undangan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah atau disingkat RKPD Tahun 2025 Tingkat Kecamatan Batang Kapas. Pertemuan musrenbang diadakan di Gedung Pertemuan Kantor Camat Batang Kapas.
Pertemuan secara resmi dibuka oleh Camat Batang Kapas, Bapak Denny Anggara, SSTP, M.Ec.Dev, yang dihadiri oleh beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Wali Nagari se kecamatan Batang Kapas, dan berbagai unsur masyarakat, forkopimca, organisasi masyarakat, alim ulama, candiak pandai, dan bundo kanduang. Musrenbang juga turut dihadiri oleh Bapak Feby Rifli dari Komisi III DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, yang menangani permasalahan di bidang Pembangunan dan Infrastruktur, dan Kepala Badan Perencanaan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bapedalitbang) Kabupaten Pesisir Selatan, Bapak Hadi Susilo, SSTP, M.Si, yang sekaligus menjadi narasumber pada pertemuan musrenbang ini. Undangan untuk Dinas Pertanian diwakili oleh fungsional medik veteriner, drh. Indosrizal dan fungsional pengawas bibit ternak, Khairul, S.Pt dari Bidang Keswan dan Kesmavet.
Musrenbang kali ini mengangkat tema "Penurunan Kemiskinan dan Stunting melalui Pembangunan Inklusif dan Pemantapan Industri Pangan Lokal yang Berdaya Saing". Masalah Stunting dan Kemiskinan Ekstrim masih menjadi pokok pembicaraan pada musrenbang ini. Menurut pak Denny, terdapat 242 usulan disampaikan pada saat Musrenbang Nagari yang telah dilangsungkan beberapa waktu lalu yang pada umumnya usulan berupa peningkatan produk pangan lokal menjadi tepat guna dan keberlanjutan pembangunan infrastruktur. Sub Bagian Perencanaan menjadikan 37 usulan prioritas dari 242 sebagai filter pertama. Selanjutnya 37 Usulan akan difilter lagi menjadi 9 usulan skala prioritas. Pagu indikatif nomor 1 sampai dengan 9 akan difokuskan pada penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrim di kecamatan Batang Kapas.
Selanjutnya, pak Feby selaku anggota DPRD, menyampaikan bahwa untuk tahun 2025, usulan telah diterima melalui reses DPRD Kabupaten Pesisir Selatan yang menampung aspirasi masyarakat dengan tujuan partisipatif dan teknokratif. Beliau menambahkan belum ada kesepakatan berapa anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) untuk tahun 2025 mendatang, mengingat masa jabatan beliau sebagai anggota DPRD berakhir pada Agustus tahun ini, selanjutnya akan diserahkan kepada pejabat politik yang akan terpilih melalui pemilihan legislatif 14 Februari mendatang.
Sedangkan, pak Hadi selaku Kepala Bapedalitbang menyampaikan materi terkait Dinamika Perencanaan 2025. Beliau mengatakan bahwa terdapat 206 Kepala Keluarga (KK) di Batang Kapas berada di garis kemiskinan. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah perlu melakukan berbagai pendekatan seperti mengurangi beban pengeluaran dari KK tersebut, kemudian meningkatkan pendapatannya serta mengurangi wilayah kantong-kantong kemiskinan. Pak Hadi menyampaikan bahwa aspirasi telah disampaikan melalui reses anggota DPRD, usulan masyarakat dan musrenbang.
Khusus di sektor Pertanian terdapat beberapa usulan yang menjadi kegiatan prioritas menurut Kebijakan Daerah di Kecamatan Batang Kapas, di antaranya adalah:
1. Irigasi Bandar Rawang yang berlokasi di Nagari Koto Nan Duo IV Koto Hilie;
2. Irigasi Sawah Tangah di nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudiek;
3. Pembangunan Jaringan Irigasi 300 Meter di nagari IV Koto Mudiek;
4. Pembangunan DAM Parit Irigasi Kelompok Tani Sawah Tangah di nagari Taluak Tigo Sakato;
5. Pembangunan Jalan Usaha Tani di nagari Tuik IV Koto Mudiek.
Kelima usulan ini diberikan tanggung jawab kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pesisir Selatan. Sedangkan Pengembangan Kapasitas Pengelolaan Sektor Unggulan Daerah melalui sektor Pertanian, Pariwisata dan Perikanan, terdapat usulan, sebagai berikut:
1. Irigasi Sawah Tangah Solok Sungai Pampan di nagari Koto Nan Tigo;
2. Pemberian Bantuan Bibit Tanaman Produktif di Nagari Taluak Tigo Sakato;
3. Pengadaan/bantuan alat dan mesin pertanian di nagari Tuik IV Koto Mudiek;
Pada akhir Musrenbang, pertemuan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Bapak Mawardi Roska, SIP. Beliau juga menyampaikan pesan-pesan terkait penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrim di Kecamatan Batang Kapas. Pertemuan pada akhirnya ditutup oleh Camat Batang Kapas, selanjutnya acara diteruskan dengan makan siang dan ramah tamah Sekretaris Daerah, Camat Batang Kapas dan Forkopimca Kecamatan Batang Kapas.
Demikian usulan yang disampaikan masyarakat kecamatan Batang Kapas pada musrenbang nagari sebelumnya yang menjadi skala prioritas di Kecamatan Batang Kapas. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua, dan pembangunan pertanian dapat berjalan secara berkelanjutan dan masyarakat kategori miskin dapat menjadi nol dan penanganan stunting dapat dicapai. (Kontributor: drh. Indosrizal, Fungsional Medik Veteriner bidang Keswan dan Kesmavet).
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!