Jl. DR. Moh. Hatta Painan,
Kabupaten Pesisir Selatan.
Informasi Publik
UJI KELEMBABAN TANAH DAN UJI KEHILANGAN PUPUK
28 Aug 2023 11:21:30 WIB 16x dibaca
BPP RANAH IV HULU TAPAN
Hari : Senin, 28 Agustus 2023
Lokasi : BPP Rahul
Pelaksana : Fitria Agustina, SP.
Judul : Uji Kelembaban Tanah dan Uji Kehilangan Pupuk
Tanah merupakan kumpulan dari partikel-partikel atau butiran-butiran yang tidak terikat satu dengan yang lain, sebagi hasil dari pelapukan batuan secara kimi atau fisika dan terdapat rongga-rongga di antara bagian tersebutyang berisi air dan atau udara, baik dari tempat aslinya maupun yang telah terangkut atau dapat diartikan juga tanah merupakan tempat tumbuhan hidup.
Sebagai fungsi tempat tumbuhan hidup tanah menjadi salah satu faktor penentu akan kesuburan pertumbuhan tanaman. Untuk mengetahui tanah subur atau tidaknya dapat dilakukan beberapa uji tanah, namun dalam kesempatan ini melalui kegiatan pelatihan Udara Bersih Indonesia (UBI) kepada petani telah dilakukan uji kelembaban tanah dan uji kehilangan pupuk.
Kelembaban tanah adalah sejumlah kadar air yang terdapat diantara partikel-partikel yang terkandung di dalam matrik tanah. Sesuai data kelembaban tanah ideal tiap tanaman pertanian yaitu tanah kering berkisar antara 0%-40%, tanah basah 60%-100% dan idealnya tanah 40%-60%. Uji kelembaban dapat dilakukan dengan menggunakan alat penguji tingkat kelembaban tanah atauSoil PH and moisture meter, atau dapat juga dilakukan secara manual menggunakan tanagan dengan cara mengambil tanah dan diremas. Apa bila tanah diremas membentuk bulatan dan tidak mudah hancur berarti kadar air didalam tanah bagus sebaliknya apabila tanah diremas dan mudah hancur berarti tanah kering.
Uji kehilangan pupuk berkaitan dengan tingkat kelembaban tanah apabila tanah lembab maka tingkat kehilangan pupuk rendah namun jika tanah kering maka tingkat kehilangan pupuk tingi. Hal ini disebabkan karena proses penyerapan pupuk jika tanah lembab akan cepat namun jika tanah kering maka terjadi proses penguapan keudara, karena tidak cukupnya air didalam tanah dan dapat menagkibatkan kekeringan pada tanaman.
Uji kelembaban tanah dan uji kehilangan pupuk mendapat respon yang sangat baik dari petani, mereka menjadi tahu baha sangat penting menjaga stabilitas air didalam tanah. Pertumbuhan taaman akan subur jika tanah memiliki cukup air dan pupuk.