Jl. DR. Moh. Hatta Painan,
Kabupaten Pesisir Selatan.
Informasi Publik
POLRES BERSINERGI DENGAN DINAS PERTANIAN DALAM RANGKA MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN DI PESSEL
20 Nov 2024 09:08:10 WIB 4x dibaca
BIDANG PENYULUHAN
Sesuai dengan Visi Presiden Republik Indonesia “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045” dan pada Misi Asta Cita pada point ke 2 “Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru”. Maka Polres Pesisir Selatan ikut berkontribusi dan mendorong swasembada pangan sesuai dengan instruksi Presiden. Untuk mengawali kegiatan ini, di Nagari Sungai Gayo melakukan Tanam Perdana Teknologi MTOT dengan Kepala Polres Pesisir Selatan, Kepala Dinas Pertanian, Camat, Pimpinan BPP Kec. IV Jurai, Walinagari, dan jajaran Polres dan Dinas Pertanian serta kelompok tani. MTOT merupakan teknologi terbaru yang akan dikembangkan di Pesisir Selatan, MTOT singkatan dari Mulsa Tanpa Olah Tanah juga merupakan teknik pertanian yang mengandalkan penggunaan lapisan penutup organik pada tanah, seperti jerami, daun, atau rumput kering. Penggunaan Mulsa bertujuan untuk melindungi tanah dari erosi, mempertahankan kelembaban, meningkatkan kesuburan tanah, dan menghambat pertumbuhan gulma,"
Dalam pelaksanaannya, metode ini meminimalisir atau bahkan menghilangkan penggunaan alat berat untuk mengolah tanah, sehingga dapat mengurangi biaya dan tenaga kerja yang dibutuhkan. Selain itu, penggunaan metode ini juga membantu mengurangi erosi tanah dan mengendalikan pertumbuhan gulma, sehingga tanaman padi ataupun jagung dapat tumbuh lebih sehat dan optimal.
Inovasi baru muncul ditengah kelesuan pengetahuan untuk memunculkan inovasi untuk menjawab permasalahan yang dihadapi oleh petani, lingkungan dan peningkatan produksi pangan. Inovasi tersebut adalah Mulsa Tanpa Olah Tanah (MTOT) / BASAWAH .
POKOK MURAH pada lahan sawah dan lahan kering. Khusus pada lahan sawah, inovasi ini ternyata mampu menjawab kendala teknis, ekonomi, lingkungan yang selama ini dihadapi. Seperti masalah kekurangan air akibat musim kering atau akibat irigasi yang belum diperbaiki. Dari sisi ekonomi, adanya harga pupuk yang semakin mahal, biaya pengolahan tanah yang meningkat.
Kelompok Tani Sungai Gayo 1 siap untuk mewujudkan Swasembada Pangan di Kabupaten Pesisir Selatan dengan menerapkan Metode Mulsa Tanpa Olah Tanah (MTOT) dan ini sudah terbukti bahwa dengan MTOT dengan pokok murah dan hasil yang memuaskan, ini terbukti di beberapa kelompok tani di Nagari Sungai Gayo bahwa produksi mencapai 7-11 ton/Ha, jelas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan (Madrianto) pada saat tanam perdana beberapa waktu lalu.