AMPING PARAK, Penyuluh Pertanian Urusan Supervisi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sutera Budi Setiawan bersama Penyuluh Pertanian WKPP Amping Parak Mufti Noverizal melakukan kunjungan dan pendampingan kepada Kelompok Tani Banda Gadang, Nagari Amping Parak Kecamatan Sutera dalam rangka memantau dan pendampingan pengembangan berbagai budidaya komoditas, salah satunya adalah buah naga, Senen 21 Agustus 2023.
Siapa tidak kenal dengan buah naga. Buah yang berasal dari tanaman sejenis kaktus ini kaya manfaat dan diyakini dapat membantu proses penyembuhan berbagai macam penyakit. Buah naga memiliki manfaat kesehatan diantaranya membantu menyembuhkan asma, batuk, kanker, memperkuat tulang, membantu kerja usus, membuat tubuh lebih kuat, diabetes, menjaga kesehatan jantung dan membantu pembentukan sel darah merah. Banyaknya manfaat ini dikarenakan mengandung vitamin C, B1, B3, B12, protein, serat, karbohidrat, kalsium, fosfor dan zat besi.
Penyuluh Pertanian Urusan Supervisi Budi Setiawan menjelaskan, budidaya buah naga menjadi tren menjanjikan bagi orang yang mau dan ulet untuk menanamnya. Meskipun lahannya masih sedikit yang mengembangkan namun pasarnya cukup bagus, penghasilan dari menanam buah naga dapat menjanjikan karena apabila dipelihara atau dirawat dengan baik akan bisa terus berproduksi”.
"Siklusnya ada yang berbuah, berbunga dan ada yang sudah mau dipanen, jadi nyambung terus. Jadi kalau misalnya kita budidaya buah naga ini luar biasa maka bisa setiap bulan di pohonnya ada terus buahnya," kata Budi Setiawan.
Lebih Lanjut Budi Setiawan menyampaikan Pemasangan lampu di area lahan tanaman buah naga bertujuan meningkatkan produktivitas tanaman tersebut. Untuk perkembangan bunga, tanaman buah naga butuh sinar matahari yang cukup sekitar 12 jam per hari. Namun, tidak dapat dimungkiri, tidak setiap hari cuaca cerah. Saat cuaca mendung, misalnya, maka tanaman buah naga tidak mendapat sinar matahari yang cukup. Nah, saat inilah lampu dibutuhkan memberikan penyinaran yang cukup.
Hal ini dibuktikan oleh Marasyamsu yang mengatakan bahwa “diakui atau tidak, dengan teknik penyinaran lampu yang diterapkan berhasil meningkatkan produktivitas buah naganya. Setidaknya itu terbukti dari peningkatan jumlah panen buah naga tersebut sejak beberapa tahun terakhir, yang tentunya juga meningkatkan pendapatannya.
Di sisi lain Penyuluh Pertanian WKPP Amping Parak Mufti Noverizal menjelaskan bahwa Marasyamsu, selaku ketua kelompok tani Banda Gadang juga salah satu pelaku usaha tani buah naga dari Kecamatan Sutera yang merintis buah ini sejak tahun 2020. Saat ini luas lahan buah naga yang dikelola sekitar 1 Ha. Jenis buah naga yang ditanam berwarna merah. Dipanen dua minggu sekali dengan harga berkisar antara Rp 20 – 25 ribu per kg.
Lebih lanjut Mufti Noverizal mengatakann bahwa Ketua Kelompok Tani Banda Gadang, Nagari Amping Parak mempunyai luas lahan hanya satu hektare, namun bisa memperoleh hasil yang memuaskan yang dilakukan dengan sistem. teknik penyinaran lampu "Kami merasa senang dan semangat bisa melakukan kunjungan ke Kelompok Tani Banda Gadang dan berharap bisa dijadikan contoh bagi petani lainnya di Nagari Amping Parak Kecamatan Sutera," tutup Mufti Noverizal.
Sementara itu Ketua Poktan Banda Gadang Marasyamsu juga mengucapkan terima kasih pada Penyuluh Pertanian Kecamatan Sutera yang telah berkunjung dan melakukan bimbingan ke kelompok taninya. “Dengan adanya penyuluhan pertanian, menambah pengetahuan petani, khususnya mengenai budidaya buah naga ini”. kata Marasyamsu. (BS)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!