Jl. DR. Moh. Hatta Painan,
Kabupaten Pesisir Selatan.
Informasi Publik
Penyuluh Pertanian BPP IV Nagari Bayang Utara Menghadiri Acara Temu Teknologi Mulsa Tanpa Olah Tanah
06 Jun 2024 11:33:26 WIB 11x dibaca
BPP AMPEK NAGARI BAYANG UTARA
IV Nagari Bayang Utara, 4 Juni 2024 Pimpinan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) bersama penyuluh pertanian menghadiri acara Temu Teknologi Mulsa Tanpa Olah Tanah (M-TOT) Program Udara Bersih Indonesia (UBI) di Kelompok Tani Langong Nagari Koto Berapak Kec. Bayang Kab. Pesisir Selatan yang di hadiri oleh Bapak Bupati Pesisir Selatan (Drs. Rusma Yul Anwar, M.Pd) beserta jajaran nya, Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat, Bapak Kepala Dinas Pertanian Pesisir Selatan (Madrianto, S.Hut, M.H) beserta jajarannya, dan penyuluh pertanian se-kabupaten Pesisir Selatan, dan MUSPIKA beserta jajarannya.
Pengolahan tanah adalah salah satu kegiatan persiapan lahan (Land preparation) yang bertujuan untuk menciptakan kondisi lingkungan yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman. Pengolahan tanah sangat diperlukan di dalam budidaya tanaman dengan menggunakan media tanam tanah.
Pemanfaatan Mulsa tanpa olah tanah (MTOT) merupakan metode pertanian yang ramah lingkungan, dimana pemanfaatan sisa tumbuhan pasca panen menjadi sarana dalam melakukan aktivitas taninya.
Tanpa Olah Tanah ( TOT ) merupakan cara penanaman tanpa melakukan persiapan lahan seperti pembalikan dan penggemburan. Metode ini hanya memerlukan lubang untuk membenamkan benih di tanah. Di Indonesia umumnya alat yang digunakan untuk melubangi tanah tempat benih ditanam ialah tugal.
Dengan adanya kegiatan Temu Teknologi Mulsa Tanpa Olah Tanah (M-TOT) Program Udara Bersih Indonesia (UBI) di Kelompok Tani Langong Nagari Koto Berapak Kec. Bayang ini semoga dapat menggerakkan dan memotivasi petani untuk berusaha menanam tanaman padi agar dapat menekan dan menurunnya inflasi di Kabupaten Pesisir Selatan.