Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Informasi Publik

Panen Raya Basawah Pokok Murah Teknologi Mulsa Tanpa Olah Tanah (MTOT) Nagari Sungai Gayo Lumpo

10 Oct 2024 20:36:35 WIB 9x dibaca
BIDANG PENYULUHAN
Panen Raya Basawah Pokok Murah Teknologi Mulsa Tanpa Olah Tanah (MTOT) Nagari Sungai Gayo Lumpo
Panen Raya Basawah Pokok Murah Teknologi Mulsa Tanpa Olah Tanah (MTOT) dilaksanakan pada hari Kamis, 3 Oktober 2024 di Kelompok Tani Bukik Bae, Nagari Sungai Gayo Lumpo Kecamatan IV Jurai. Adapun yang hadir adalah Sekretaris Daerah Kab. Pesisir Selatan (Mawardi Roska, SIP), Bappedalitbang (Hadi Susilo), Kepala Dinas Pertanian (Madrianto, S.Hut., M.H), Bidang Penyuluhan (Mardoni, S.E., M.Si), Fungsional Penyuluh Kabupaten dan KJF, Pimpinan BPP dan Penyuluh, LP2M, Camat IV Jurai, Kader Udara Bersih Indonesia (UBI), Wali Nagari, Pengurus Kelompok Tani dan Anggota dan Kader UBI IV Jurai. Pelaksanaan Panen Raya basawah pokok murah dengan menggunakan teknologi mulsa tanpa olah tanah (MTOT) yang dilaksanakan di Kelompok Tani Bukik Bae Nagari Sungai Gayo Lumpo merupakan kegiatan swadaya yang dilaksanakan oleh petani. Kegiatan ini merupakan lanjutan kegiatan yang sebelumnya sudah pernah dilakukan oleh petani, karena petani sangat paham dan mengerti akan manfaat dari kegiatan basawah pokok murah ini. Budadidaya padi yang dilakukan dengan menggunakan teknologi MTOT ini sangat hemat secara ekonomi dan cukup ramah terhadap lingkungan. Hal ini dimungkinkan karena dalam pelaksanaan budidaya petani tidak perlu lagi mengolah tanah dengan menggunakan alat dan mesin pertanian, petani cukup membuat bedengan yang tidak terlalu membutuhkan alat dan mesin pertanian, lalu petani mengumpulkan jerami yang nantinya akan digunakan sebagai mulsa untuk menekan pertumbuhan gulma serta dapat dijadikan sebagai pupuk dasar alami. Benih yang dibutuhkan sangat ekonomis sekali, karena membutuhkan sedikit benih. Kebutuhan akan pupuk organic juga sangat minim sekali, sehingga sangat tepat sekali teknologi basawah pokok murah mulsa tanpa olah tanah (MTOT) yang di pelopori oleh pakar pertanian Sumatera Barat Bapak Ir. Djoni. Untuk produksi padi sangat tinggi sekali jika dibandingkan dengan melakukan budidaya padi konvensional biaya. Dari ubinan padi yang dilakukan, didapatkan hasil panen 7,7 Ton/Ha. Dengan telah diterimanya teknologi basawah pokok murah menggunakan mulsa tanpa olah tanah ini oleh masyarakat, maka pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus berupaya meningkatkan kapasitas penyuluh dan petani melalui program demplot penyuluh yang dilaksanakan oleh seluruh penyuluh yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan. Demplot MTOT ini nantinya akan dilakasanakan oleh penyuluh yang dananya berasal dari dana APBD Perubahan tahun 2024.. Kegiatan demplot bertujuan untuk percontohan bagi petani yang ada setiap kecamatan.
Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.