Sekolah Lapang (SL) merupakan salah satu strategi untuk mempercepat adopsi teknologi dari peneliti/pakar/penyuluh ke tingkat petani. Dalam proses Sekolah Lapang tersebut diperlukan peranan berbagai macam instansi terkait tergantung dari fisi dan misi dari masing-masing instansi. Pengelolaan Tanaman Terpadu jagung merupakan salah satu pendekatan yang digunakan untuk dapat meningkatkan produktivitas jagung dan pendapatan petani serta melestarikan lingkungan produksi melalui pengelolaan lahan, air, tanaman, OPT, dan iklim secara terpadu. Terkait dengan hal tersebut maka Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan sesuai dengan fungsi dan perannya, akan melakukan pendampingan terutama menyangkut teknologi pada 60% dilokasi sekolah lapang yang ada di Kabupaten Peisisr Selatan. Pada tahun 2024 Kelompok Tani Pulau Air Kampung Koto Gunuang Nagari IV Koto Mudiek Kecamatan Batang Kapas ketua Bapak Afwan akan dilakukan Identifikasi Calon Petani Calon Lokasi (CP/CL) untuk kegiatan Sekolah Lapangan (SL) Komoditi Jagung, diharapkan nanti kelompok dapat memfasilitasi dan mau menjadi lokus untuk pelaksanaan SL, tentu dengan kelengkapan kelompok yang memadai, lahan yang cukup seluas 1 Ha dan keadaan lahan yang tidak terkena banjir serta lingkungan yang mendukung. Kabid Penyuluhan Mardoni menjelaskan pada waktu melakukan survey/identifikasi CPCL ke lokasi pada hari Selasa tanggal 23 Juli 2024.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!