Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Informasi Publik

BUPATI PESISIR SELATAN TANAM PERDANA BAWANG MERAH DI KELOMPOK LINJUANG SAIYO KEC. RANAH PESISIR

06 Aug 2024 07:22:31 WIB 13x dibaca
BIDANG PENYULUHAN
BUPATI PESISIR SELATAN TANAM PERDANA BAWANG MERAH DI KELOMPOK LINJUANG SAIYO KEC. RANAH PESISIR

Bawang Merah merupakan sayuran rempah yang digunakan sebagai bumbu/penyedap masakan sehari-hari dan dipergunakan juga sebagai obat. Budidaya Bawang Merah yang dilakukan petani di Kelompok tani Linjuang Saiyo Nagari Sungai Liku Kecamatan Ranah Pesisir umumnya belum menerapkan sepenuhnya kaidah-kaidah budidaya yang benar. Hal ini mengakibatkan usaha agribisnis bawang merah belum memberikan hasil yang optimal bagi pelakunya. Oleh sebab itu perbaikan cara-cara budidaya mulai dari persiapan lahan, penerapan teknik budidaya, perbaikan penanganan pasca panen, prosessing dan pemasaranan perlu dilakukan agar hasil panen bawang merah mempunyai nilai tambah, menghasilkan produk yang bermutu dan berdaya saing baik diitngkat daerah maupun luar daerah Kabptaen Pesisir Selatan, ujar Bupati Pesisir Selatan Bapak Drs. Rusma Yul Anwar, M.Pd dalam sambutannya pada acara Tanam Perdana Bawang Merah pada Sekolah Lapang (SL) di Kelompok tani Linjuang Saiyo Nagari Sungai Liku Kecamatan Ranah Pesisir pada tanggal 1 Agustus 2024 yang didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian, Camat, Walinagari dan anggota kelompok tani yang mengikuti Sl Kepala, Alpokat, Sapi dan Ayam. Dalam rangka meningkatkan produksi yang bermutu dan berdaya saing untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam daerah maka proses produksi perlu dilakukan secara baik sesuai standar berbasis norma budidaya yang baik. Kegiatan Tanam Perdana ini juga dihadiri oleh seluruh kelompok tani yang mengikuti Sekolah Lapangan dengan berbagai komoditi seperti Kelompok tani Bundo Kanduang dengan komoditi Kelapa, kelompok tani SL Komoditi Alpukat, Kelompok tani peserta SL Ayam dan Itik se Kecamatan Ranah Pesisir. Petani berharap agar kegiatan ini terus kita lakukan dalam rangka meningkatkan wawasan petani dalam berbudidaya dan bantuan yang diberikan oleh pemerintah dapat dikelola dan dibudidayakan dengan baik sesuai dengan ilmu yang didapat pada waktu Sekolah Lapang, laporan dari Ketua Kelompok tani Linjuang Saiyo. Setiap bantuan yang diberikan diharapkan dibarengi dengan Sekolah Lapangan (SL) dengan mendatangkan Narasumber dari pakar pertanian dan penyuluh lapangan. Agar kami selaku petani bisa mengembangkan usaha sesuai dengan ilmu yang didapat dari tradisional menjadi modern dengan haisl yang maksimal.

Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.