Pasar Baru - Hari Ke 2 (28 Oktober 2025) Bimbingan Teknis Brigade Pangan K3B dan Brigade Pangan Traktor Milenial.
Acara yang berlangsung selama 2 hari ini fokus pada beberapa materi kunci:
Literasi dan Inklusi Keuangan yang disampaikan oleh Narasumber Afdiron Novindra, S.P - Brigade pangan telah melakukan pencatatan atas pengelolaan alat dan mesin pertanian (waktu pemanfaatan, lokasi pemanfaatan, luas lahan yang dilayani, pendapatan dan biaya peroperasional). - Brigade pangan telah melakukan pencatatan atas biaya usaha tani yang dilaksanakan. - Brigade pangan telah merintis upaya memperoleh biaya permodalan dari lembaga keuangan. - Brigade pangan telah merintis biaya kerjasama dengan offtaker. - Brigade pangan telah meningkatkan IP dan/atau produktivitas padi pada sebagian/seluruh lahan yang dikerjasamakan. Yang dimaksud Pencatatan Keuangan Usahatani adalah Beberapa pencatatan atau pembukuan keuangan usahatani atau 1 siklus usahatani untuk beberapa tujuan kepentingan evaluasi usahatani
Pengelolaan Alat dan Mesin Pertanian Berkelanjutan yang disampaikan oleh Narasumber Khairul Effendi, S.P.,M.P Pengelolaan alat pertanian berkelanjutan: Investasi masa depan. Pengetahuan & praktik tepat: Kunci keberhasilan pertanian. Bersama wujudkan pertanian milenial tangguh dan lestari Manfaat penerapan praktik berkelanjutan antara lain: a. Mengurangi dampak lingkungan negatif dengan melindungi ekosistem alami dan meminimalkan polusi. mendorong kesehatan tanah jangka panjang. b. Meningkatkan masa pakai alat dan mesin dengan melakukan perawatan terencana mengurangi kerusakan menghemat biaya penggantian dan menjaga efisensi. c. Mewujudkan ketahanan pangan jangka panjang dengan memastikan pasokan makanan stabil dan berkualitas untuk kebutuhan masa depan. d. Menciptakan citra positif bagi petani milenial dengan menarik generasi muda ke sektor pertanian dan membangun kepercayaan konsumen serta pasar.
Salah satu peserta petani milenial (Sanju), mengungkapkan antusiasmenya. "Bimtek ini membuka mata kami bahwa pertanian lini bukan lagi pekerjaan 'kotor' atau tradisional, tetapi sebuah bisnis yang menjanjikan dengan sentuhan teknologi, "ujarnya.
Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bayang. Mari Bersama sukseskan ketahanan Pangan Indonesia!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!